Indonesia: Evakuasi Ribuan Warga Antisipasi Letusan gunung Agung


Source Image :https://www.jawapos.com/read/2017/09/20/158312/antisipasi-letusan-warga-sekitar-gunung-agung-diminta-tetap-waspada

(Indonesia: Evakuasi Ribuan Warga Antisipasi Letusan gunung Agung)


Pihak berwenang Indonesia telah mengevakuasi lebih dari 122 ribu warga yang tinggal di dekat gunung Agung sebagai antisipasi letusan di pulau wisata Bali, Indonesia.
Pihak berwenang mengatakan bahwa mereka telah mengevakuasi sekitar 122.490 orang dari rumah mereka dan membawanya ke sekitar 500 tempat penampungan darurat atau ke keluarga mereka di wilayah lainnya.
"Meskipun telah terjadi peningkatan jumlah pengungsi yang signifikan, evakuasi pada umumnya terjadi," ujar Sotobu Borio Nugroho, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB. "Kami juga telah mengevakuasi sekitar 10.000 hewan dari daerah dekat gunung berapi," 
Pihak berwenang Indonesia mengumumkan pada 22/09/18, peringatan pada level tertinggi bahwa kemungkinan letusan gunung berapi terjadi setelah terjadinya gempa. Dia menyarankan penduduk setempat untuk tinggal minimal berjarak 9 kilometer jauh dari gunung berapi tersebut.
Letusan terakhir gunung berapi Gunung Agung terjadi pada tahun 1963, saat itu abu vulkanik berterbangan ke ibu kota Jakarta, yang berjarak 1.000 kilometer dari pulau Bali. Letusan gunung berapi tersebut menyebabkan 1.600 orang tewas.


قامت السلطات الإندونيسية بإجلاء أكثر من 122 ألف شخص، يعيشون بالقرب من بركان جبل “أغونغ” وذلك تحسبا لثورانه في جزيرة بالي السياحية بإندونيسيا.
وذكرت السلطات الإندونيسية أنها تمكنت من إجلاء نحو 122 ألفا و490 شخصا من منازلهم، ونقلتهم إلى نحو 500 مركز إيواء طارىء أو إلى أقارب لهم في مناطق أخرى من البلاد.
وقال سوتوبو بوريو نوغروهو المتحدث باسم الوكالة الوطنية لإدارة الكوارث “بالرغم من الزيادة الكبيرة في عدد النازحين، إلا أن عمليات الإجلاء جرت عموما بشكل جيد”. وأضاف قائلا “أجلي أيضا نحو عشرة آلاف حيوان من المنطقة القريبة من البركان”.
وكانت السلطات الإندونيسية أعلنت في الـ22 من أيلول الحالي، أعلى درجات التحذير جراء احتمال ثوران البركان بعد تزايد الاهتزازات الأرضية. ونصحت السكان المحليين بالبقاء على مسافة لا تقل عن 9 كلم بعيدا عن البركان.
يذكر أن آخر ثوران لبركان جبل “أغونغ” يعود إلى العام 1963، حين انبعث منه رماد وصل إلى العاصمة جاكرتا التي تبعد عنه ألف كلم. وخلف ثوران البركان حينها نحو 1600 قتيل.

المصدروكالة الصحافة الفرنسية 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Google dan Facebook Anti Hoaks